Jumat, 24 Juni 2011

Jenis-Jenis Pupuk dan Spesifikasinya


1.      PUPUK UREA
Spesifikasi
·         Kadar air maksimal 0,50%
·         Kadar Biuret maksimal 1%
·         Kadar Nitrogen minimal 46%
·         Bentuk butiran tidak berdebu
·         Warna putih
Sifat Pupuk Urea
·         Higroskopis
·         Mudah larut dalam air
Manfaat unsur hara Nitrogen yang dikandung pupuk Urea
·         Membuat bagian tanaman lebih hijau dan segar
·         Mempercepat pertumbuhan
·         Menambah kandungan protein hasil panen
Gejala kekurangan unsur hara Nitrogen pada tanaman
·         Seluruh tanaman berwarna pucat kekuningan 
·         Pertumbuhan tanaman lambat dan kerdil
·         Daun tua berwarna kekuningan . Pada tanaman padi dimulai dari ujung daun menjalar ke tulang daun 
·         Pertumbuhan buah tidak sempurna seringkali masak sebelum waktunya
·         Jika dalam keadaan kekurangan yang parah daun menjadi kering dimulai dari bagian bawah tanaman terus ke bagian atas tanaman
2.      PUPUK ZA
Spesifikasi
·         Nitrogen 21%
·         Belerang 24%
·         Kadar air maksimal 1%
·         kadar Asam Bebas sebagai H2SO4 maksimal 0,1%
·         Bentuk kristal
·         Warna putih
Sifat dan keunggulan pupuk ZA
·         Tidak higroskopis
·         Mudah larut dalam air
·         Digunakan sebagai pupuk dasar dan susulan
·         Senyawa kimianya stabil sehingga tahan disimpan dalam waktu lama
·         Dapat dicampur dengan pupuk lain
·         Aman digunakan untuk semua jenis tanaman
·         Meningkatkan produksi dan kualitas panen
·         Menambah daya tahan tanaman terhadap gangguan hama, penyakit dan kekeringan
·         Memperbaiki rasa dan warna hasil panen
Gejala kekurangan unsur hara Belerang pada tanaman
·         Produksi protein tanaman menurun, pertumbuhan sel tanaman kurang aktif
·         Terjadi penimbunan amida bebas dan asam amino sampai batas yang berbahaya bagi tanaman
·         Terjadi kerusakan aktivitas fisiologis dan mudah terserang hama penyakit
·         Produksi butir daun hijau menurun, proses asimilasi dan sintesis karbohidrat terlambat, tanaman mengalami klorosis/kekuningan dan hasil panen rendah.
3.      Pupuk KCL
Spesifikasi:
·         Kadar K2O            60%
·         Warna                    Merah/Putih
·         Bentuk                  Krisistal
·         Sifat                      Larut Dalam Air
Keunggulan
·         Membuat tanaman lebih tegak dan kokoh
·         Meningkatkan daya tahan tanaman terhadap serangan hama,penyakit, dan kekeringan
·         Meningkatkan pembentukan gula dan pati
·         Meningkatkan ketahanan hasil panen selama pengangkutan dan penyimpanan
4.      PUPUK SP 36
Spesifikasi
·         Kadar P2O5 total minimal 36%
·         Kadar P2O5 larut Asam Sitrat minimal 34%
·         Kadar P2O5 larut dalam air minimal 30%
·         Kadar air maksimal 5%
·         Kadar Asam Bebas sebagai H3PO4 maksimal 6%
·         Bentuk butiran
·         Warna abu-abu
Sifat, manfaat dan keunggulan pupuk SP 36
·         Tidak higroskopis
·         Mudah larut dalam air
·         Sebagai sumber unsur hara Fosfor bagi tanaman
·         Memacu pertumbuhan akar dan sistim perakaran yang baik
·         Memacu pembentukan bunga dan masaknya buah/biji
·         Mempercepat panen
·         Memperbesar prosentase terbentuknya bunga menjadi buah/biji
·         Menambah daya tahan tanaman terhadap gangguan hama, penyakit dan kekeringan
Cara penggunaan pupuk SP 36
·         Untuk tanaman semusim, pupuk SP 36 sebaiknya digunakan sebagai pupuk dasar. Sedangkan untuk tanaman tahunan diberikan pada awal atau akhir musim hujan atau segera setelah panen
5.      PUPUK PHONSKA / PUPUK MAJEMUK NPK
Spesifikasi
·         Nitrogen (N) : 15%
·         Fosfat (P2O5) : 15%
·         Kalium (K2O) : 15%
·         Sulfur (S) : 10%
·         Kadar air maksimal 2%
·         Bentuk butiran
·         Warna merah muda
Sifat, manfaat dan keunggulan pupuk PHONSKA
·         Higroskopis
·         Mudah larut dalam air
·         Mengandung unsur hara N, P, K dan S sekaligus
·         Kandungan unsur hara setiap butir pupuk merata
·         Larut dalam air sehingga mudah diserap tanaman
·         Sesuai untuk berbagai jenis tanaman
·         Meningkatkan produksi dan kualitas panen
·         Menambah daya tahan tanaman terhadap gangguan hama, penyakit dan kekeringan
·         Menjadikan tanaman lebih hijau dan segar karena banyak mengandung butir hijau daun
·         Memacu pertumbuhan akar dan sistem perakaran yang baik
·         Memacu pembentukan bunga, mempercepat panen dan menambah kandungan protein
·         Menjadikan batang lebih tegak, kuat dan dapat mengurangi risiko rebah
·         Memperbesar ukuran buah, umbi dan biji-bijian
·         Meningkatkan ketahanan hasil selama pengangkutan dan penyim-panan.
·         Memperlancar proses pembentukan gula dan pati.
6.      PUPUK ZK
Spesifikasi
·         Kalium ( K2O) : 50%
·         Sulfur (S) : 17%
·         Kadar Klorida (Cl) maksimal 2,5%
·         Kadar air maksimal 1%
·         Bentuk powder/serbuk
·         Warna putih
Sifat, manfaat dan keunggulan pupuk ZK
·         Tidak higroskopis
·         Mudah larut dalam air
·         Sumber unsur hara Kalium dan Belerang dengan kadar cukup tinggi
·         Dapat dicampur dengan pupuk lain
·         Aman digunakan untuk semua jenis tanaman
·         Memperkuat daya tahan tanaman terhadap serangan hama penyakit
·         Merupakan pilihan terbaik untuk memenuhi kebutuhan unsur hara Kalium
·         Untuk tanaman Tembakau : memperbaiki kelenturan dan warna daun, meningkatkan produksi daun dan jumlah bulu serta minyak daun, memperbaiki aroma dan rasa rokok, meningkatkan daya bakar rokok
·         Untuk tanaman Kentang : meningkatkan produksi umbi, dan daya tahan umbi selama penyimpanan
·         Untuk tanaman Nanas : meningkatkan produksi buah, kadar gula, rasa dan aroma buah, meningkatkan daya tahan buah selama penyimpanan
Cara penggunaan pupuk ZK
·         Dapat digunakan sebagai pemupukan dasar (pemupukan awal) dan susulan
7.      PUPUK DAP
Spesifikasi
·         Fosfat ( P2O5) : 46%
·         Nitrogen (N) : 18%
·         Kadar air maksimal 1%
·         Bentuk butiran
·         Warna hitam atau abu-abu
Sifat, manfaat dan keunggulan pupuk DAP
·         Tidak higroskopis
·         Mudah larut dalam air
·         Berbentuk butiran, bebas dari debu dan tidak lengket sehingga mudah disebarkan
·         Mempercepat pertumbuhan tanaman dan menambah kadar protein
·         Memacu pertumbuhan generatif tanaman
·         Mengandung unsur N dan P yang hampir seluruhnya larut dalam air, segera dapat diserap oleh tanaman
·         Cocok untuk tanaman padi dan palawija, hortikultura, tanaman perkebunan, rumput peternakan dan usaha perikanan
Cara penggunaan pupuk DAP
·         Dianjurkan untuk digunakan sebagai pemupukan dasar (pemupukan awal
8.      KAPUR PERTANIAN
  Spesifikasi
·         Kadar CaCO3 : 85%
·         Ijin Edar : Surat Deptan No. 32/pupuk/PPI/2/2007
·         Bentuk tepung halus
·         Warna putih
Sifat, manfaat dan keunggulan Kapur Pertanian (KAPTAN)
·         Pada lahan Pertanian : meningkatkan pH tanah menjadi netral, meningkatkan ketersediaan unsur hara dalam tanah, menetralisir senyawa-senyawa beracun baik organik maupun non anorganik, merangsang populasi & aktivitas mikroorganisme tanah
·         Pada Tanaman : memacu pertumbuhan akar dan membentuk perakaran yang baik, membuat tanaman lebih hijau dan segar serta mempercepat pertumbuhan, meningkatkan produksi dan mutu hasil panen
·         Pada Tambak : mempertinggi pH pada tambak yang rendah, menyediakan kapur untuk ganti kulit, memberantas hama penyakit, mempercepat proses penguraian bahan organik, meningkatkan kelebihan gas asam arang (CO) yang dihasilkan oleh proses pembusukan
·         Pada Ikan & Udang : dengan kondisi air dan tanah yang baik akan mempercepat perkembangan ikan dan udang serta memudahkan reproduksi, meningkatkan produksi ikan dan udang
Cara penggunaan Kapur Pertanian pada Tambak
·         Untuk memperbaiki mutu air tambak selama periode pertumbuhan ikan dan udang, sebaiknya diberi Kapur Pertanian susulan setiap 1 minggu sebanyak 50-100 kg per hektar. Dianjurkan pemberian Kapur Pertaniansusulan dilakukan sampai masa panen, terutama diberikan pada sore/malam hari.
9.      Pupuk organik buatan
Pupuk organik buatan adalah pupuk organik yang diproduksi di pabrik dengan menggunakan peralatan yang modern. Beberapa manfaat pupuk organik buatan, yaitu
1.      Meningkatkan kandungan unsur hara yang dibutuhkan tanaman.
2.      Meningkatkan produktivitas tanaman.
3.      Merangsang pertumbuhan akar, batang, dan daun.
4.      Menggemburkan dan menyuburkan tanah.
Pada umumnya, pupuk organik buatan digunakan dengan cara menyebarkannya di sekeliling tanaman, sehingga terjadi peningkatan kandungan unsur hara secara efektif dan efisien bagi tanaman yang diberi pupuk organik tersebut.
Manfaat
Berbagai hasil penelitian mengindikasikan bahwa sebagian besar lahan pertanian intensif menurun produktivitasnya dan telah mengalami degradasi lahan, terutama terkait dengan sangat rendahnya kandungan karbon organik dalam tanah, yaitu 2%. Padahal untuk memperoleh produktivitas optimal dibutuhkan karbon organik sekitar 2,5%. Pupuk organik sangat bermanfaat bagi peningkatan produksi pertanian baik kualitas maupun kuantitas, mengurangi pencemaran lingkungan, dan meningkatkan kualitas lahan secara berkelanjutan. Penggunaan pupuk organik dalam jangka panjang dapat meningkatkan produktivitas lahan dan dapat mencegah degradasi lahan. Sumber bahan untuk pupuk organik sangat beranekaragam, dengan karakteristik fisik dan kandungan kimia yang sangat beragam sehingga pengaruh dari penggunaan pupuk organik terhadap lahan dan tanaman dapat bervariasi. Selain itu, peranannya cukup besar terhadap perbaikan sifat fisika, kimia biologi tanah serta lingkungan. Pupuk organik yang ditambahkan ke dalam tanah akan mengalami beberapa kali fase perombakan oleh mikroorganisme tanah untuk menjadi humus. Bahan organik juga berperan sebagai sumber energi dan makanan mikroba tanah sehingga dapat meningkatkan aktivitas mikroba tersebut dalam penyediaan hara tanaman. Penambahan bahan organik di samping sebagai sumber hara bagi tanaman, juga sebagai sumber energi dan hara bagi mikroba. Bahan dasar pupuk organik yang berasal dari sisa tanaman sedikit mengandung bahan berbahaya. Penggunaan pupuk kandang, limbah industri dan limbah kota sebagai bahan dasar kompos berbahaya karena banyak mengandung logam berat dan asam-asam organik yang dapat mencemari lingkungan. Selama proses pengomposan, beberapa bahan berbahaya ini akan terkonsentrasi dalam produk akhir pupuk. Untuk itu diperlukan seleksi bahan dasar kompos yang mengandung bahan-bahan berbahaya dan beracun (B3). Pupuk organik dapat berperan sebagai pengikat butiran primer menjadi butir sekunder tanah dalam pembentukan pupuk. Keadaan ini memengaruhi penyimpanan, penyediaan air, aerasi tanah, dan suhu tanah. Bahan organik dengan karbon dan nitrogen yang banyak, seperti jerami atau sekam lebih besar pengaruhnya pada perbaikan sifat-sifat fisik tanah dibanding dengan bahan organik yang terdekomposisi seperti kompos. Pupuk organik memiliki fungsi kimia yang penting seperti:
1.      Penyediaan hara makro (nitrogen, fosfor, kalium, kalsium, magnesium, dan sulfur) dan mikro seperti zink, tembaga, kobalt, barium, mangan, dan besi, meskipun jumlahnya relatif sedikit.
2.      Meningkatkan kapasitas tukar kation (KTK) tanah.
3.      Membentuk senyawa kompleks dengan ion logam yang meracuni tanaman seperti aluminium, besi, dan mangan.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar